Lawan Gempuran Tiongkok, Smartphone Menengah Samsung Bakal Makin Murah

JawaPos.com – Samsung untuk bisnis smartphone memang banyak dikabarkan sedang mempersiapkan serangkaian strategi baru. Langkah tersebut agaknya untuk menangani gempuran dominasi vendor smartphone Tiongkok semsial Xiaomi yang terkenal berani menjual murah perangkatnya dan belakangan mengganggu eksistensi Samsung.

Sebagaimana JawaPos.com kutip dari laman 91Mobiles, Jumat (25/1), startegi baru yang sedang dipersiapkan Samsung, antara lain, adalah membuat perangkat menengahnya menjadi semakin murah. Caranya adalah dengan mengganti beberapa material high cost seperti panel layar berbahan OLED menjadi bermaterial LCD. Malahan, kabarnya hal itu akan dilakukan Samsung lewat perangkat menengah ke atasnya melalui Galaxy A Series terbaru, yakni A10 dan A60.

Nantinya, menurut laporan terbaru dari Economic Times di Korea Selatan (Korsel), semua Samsung Galaxy A-series mid-range tidak akan dikirimkan dengan layar OLED lagi secara keseluruhan. Hal ini untuk menekan harga produksi dan memperluas daya beli konsumen. Panel layar OLED akan diganti menggunakan panel IPS LCD agar lebih murah.

Samsung, Samsung makin murah, Samsung smartphone murah,Teknologi kamera di balik layar dari Samsung yang sudah hadir di perangkat Galaxy A8S. (GSMArena)

Untuk seri A sendiri, Samsung dilaporkan akan memperkenalkan sebanyak sembilan smartphone di bawah seri Galaxy A sepanjang 2019 ini. Namun untuk handset Galaxy A10 dan Galaxy A60, seperti disinggung di atas perangkat tersebut dilaporkan bakal mengemas layar LCD alih-alih panel OLED.

Samsung tampaknya akan melangkah mundur setelah memperkenalkan semua ponsel seri Galaxy A pada 2018 dengan layar OLED. Namun, menggunakan panel LCD yang lebih murah di beberapa model akan memungkinkan Samsung untuk memenuhi kisaran menengah ke bawah tanpa memengaruhi keuntungannya. Karena itu, nanti di pasaran konsumen bakal melihat campuran perangkat LCD dan OLED di seri Galaxy A mendatang.

“Pengenalan model LCD ke seri Samsung Galaxy A adalah strategi untuk memperluas daya tanggap di pasar ponsel menengah ke bawah. Seri Galaxy A akan diperluas untuk memperluas basis pelanggan,” jelas laporan tersebut. Selain itu, industri memperkirakan 2,5 hingga 3 juta unit Galaxy A10 akan dikirimkan per bulan.

Sejauh ini tidak ada informasi tentang Galaxy A10. Namun begitu, untuk Galaxy A60 baru-baru ini dilaporkan bakal diluncurkan pada April mendatang. Handset ini kabarnya memamerkan layar Infinity-O. Hanya itu saja yang diketahui tentang Galaxy A60 terbaru.

Meski demikian, seperti yang dinyatakan di atas Samsung ingin meluncurkan sembilan model di Galaxy A-series, perangkat tersebut kemungkinan besar akan diluncurkan pada paruh pertama 2019 dengan highlight seperti sensor sidik jari dalam layar, sensor 3D ToF, pengaturan kamera dua atau tiga belakang, dan display Infinity-O.

Meski Galaxy A varian ekonomis masih belum akan melenggang dalam waktu dekat, seperti kami beritakan sebelumya, Samsung sebagai permulaan untuk mulai memukul balik vendor Tiongkok siap memperkenalkan smartphone seri Galaxy M di India pada 28 Januari pekan depan. Seri yang terjangkau itu diharapkan dapat menggantikan perjuangan Galaxy On, Galaxy C, dan seri Galaxy J yang kalah dengan gempuran produk milik vendor Tiongkok termasuk Xiaomi. Smartphone Galaxy M series yang baru dipastikan akan hadir dengan layar Infinity V, kamera belakang ganda, dan baterai besar dengan dukungan pengisian cepat.

Masih soal perangkat ekonomisnya, Samsung diyakini akan turut membawa serta varian-varian ekonomis barunya seperti Galaxy M10, M20, dan mungkin Galaxy A bermaterial layar LCD ke pasar Indonesia. Keyakinan tersebut merujuk pada Samsung Indonesia yang masih harus berjuang mati-matian menghadapi serangan smartphone murah vendor Tiongkok.

Editor           : Fadhil Al Birra
Reporter      : Rian Alfianto