Redmi akan Produksi Smartphone Flagship dengan Snapdragon 855

JawaPos.com – Nama Redmi beberapa pekan ini ramai diberitakan. Selain pengumuman pisah dari seri smartphone Xiaomi dan jadi merek sendiri yang kemudian geger lewat peluncuran handset murah dengan kamera 48 MP di harga Rp 2 jutaan, kini Redmi dikabarkan akan ‘melahirkan’ smartphone flagship.

Sebagaimana JawaPos.com kutip dari Gizmochina, Senin (14/1), informasi soal Redmi akan memiliki perangkat flagship diamini CEO Xiaomi Lei Jun lewat laporan ITHome. Lei Jun mengungkap bahwa Redmi sedang mempersiapkan perangkat pada rentang harga CNY 2500 atau setara dengan Rp 5,2 jutaan yang diprediksi bakal dibekali prosesor terbaru dari Qualcomm, yakni Snapdragon 855.

Pernyataan Lei Jun ini sekaligus mengonfirmasi celotehannya di jejaring sosial Tiongkok, Weibo, yang sebelumnya menanyakan pendapat publik bagaimana bila Redmi merilis smartphone flagship. Sementara Redmi sendiri dikenal sebagai lini smartphone terjangkau dari Xiaomi. Pun saat mereka sudah mengumumkan memisah Redmi jadi merek sendiri.

Redmi, Redmi Smartphone Flagship, Redmi Snapdragon 855Merek baru Redmi, pecahan dari lini smartphone ekonomis Xiaomi dengan logo sendiri. (GSMArena)

Lei Jun mengumumkan bahwa William Lu, mantan presiden pembuat smartphone Gionee, juga akan menjabat sebagai Wakil Presiden Grup Xiaomi dan General Manager Redmi di Tiongkok. Lebih jauh Lei Jun juga menjelaskan alasan perusahaan perlu menjadikan Redmi entitas mandiri dalam portofolio smartphone-nya. Menurutnya, sebagai merek independen, Redmi dapat terus mengejar tujuannya menawarkan perangkat anggaran dan fokus pada pasar online.

Lei Jun juga mengungkapan bahwa fokus sasaran pengguna smartphone Xiaomi saat ini sudah terpisah dalam masing-masing brand berbeda, yakni Mi, Redmi, Poco, dan Blackshark. Untuk seri Mi, Xiaomi memastikan model tersebut akan menjadi versi premium dari perusahaan asal negeri Tirai Bambu ini dan akan menjadi perangkat dengan spesifikasi kelas atas.

Sementara lainnya yakni Poco akan berfokus untuk menawarkan smartphone flagship dengan harga terjangkau. Terakhir, lini Blackshark akan menargetkan pasar smartphone high-end yang khusus menargetkan para gamer mobile.

Seperti kami beritakan sebelumnya, keputusan Xiaomi memisahkan Redmi menjadi merek sendiri juga dilakukan kompetitor senegera mereka. Adapun kompetitor yang dimaksud adalah Huawei dengan Honor dan Oppo dengan Realme.

Editor           : Fadhil Al Birra
Reporter      : Rian Alfianto