Samsung Tingkatkan Kualitas Kamera Galaxy S10 demi Kalahkan iPhone

JawaPos.com – Peluncuran Samsung Galaxy S10 semakin dekat. Banyak pihak berharap bahwa flagship Samsung itu akan membawa gebrakan baru yang membuatnya layak dibeli sebagai smartphone high-end. Salah satunya aspek kamera.

Seorang pejabat senior di Samsung yang akrab dengan masalah tersebut mengatakan kepada The Korea Herald sebagaimana JawaPos.com kutip pada Senin (28/1). Dia mengatakan, perusahaan tersebut sedang berupaya meningkatkan fungsi kamera untuk fotografi smartphone yang telah dianggap sebagai kelemahannya pada ponsel Galaxy yang ada saat ini.

Kemampuan kamera smartphone Samsung diperdebatkan tahun lalu ketika pewaris Samsung Lee Jae-yong melakukan perjalanan ke Eropa. Selama kunjungannya ke pengecer smartphone di sana, ia bertanya tentang preferensi pribadi seorang karyawan toko yang lebih menyukai iPhone daripada perangkat Galaxy dengan fitur-fitur kamera sebelumnya.

Samsung, Galaxy S10, Samsung Galaxy S10Undangan peluncuran Samsung Galaxy S10 20 Februari mendatang. (IndianExpress)

“Masalahnya adalah tentang bagaimana kualitas gambar yang diambil pada smartphone Galaxy dirasakan oleh pengguna individu,” katanya. “Beberapa pengguna mengatakan gambar Galaxy sangat tajam, yang juga merupakan alasan mengapa mereka lebih suka ponsel Galaxy. Tetapi beberapa yang lain mengatakan ketajaman seperti itu menyebabkan kelelahan pada mata. Warna-warnanya terlalu tajam,” imbuhnya.

Sementara itu, iPhone dari Apple dinilai lebih baik dalam menciptakan foto-foto sentimental yang nyaman di mata, meskipun gambar-gambar itu bisa terlihat kurang cerah daripada gambar Galaxy. “Jadi ini adalah satu poin yang kami cari untuk ditingkatkan dalam kamera Galaxy,” jelasnya.

Sementara itu, ada spekulasi bahwa Samsung dapat mengadopsi sensor gambar terbaru bermerek ‘ISOCELL Slim 3T2’. Ini merupakan sensor gambar terkecil untuk modul kamera ponsel cerdas (sekitar 5,1 milimeter secara diagonal) dan dapat memberikan resolusi 20 megapiksel untuk bagian depan dan kamera belakang.

Sensor gambar terbaru juga telah dirancang untuk layar hole-punch atau notch baru yang membutuhkan modul kamera lebih kecil karena area layar menjadi lebih besar. Ya, Samsung Galaxy S10 memang dikabarkan bakal hadir dengan desain layar berlubang untuk penempatan kamera selfie.

Perusahaan membantah kemungkinan sensor gambar baru bakal masuk ke smartphone Galaxy S10. Namun begitu, pengumuman produksi massal sensor kamera tersebut bertepatan dengan peluncuran model Galaxy S unggulan dari Samsung.

Keyakinan bahwa Samsung Galaxy S10 akan mengememas sensor tersebut juga diyakini karena model Galaxy S9 dan S9 Plus tahun lalu sama-sama mengadopsi ISOCELL Bright 3H1 di kamera depan, dan ISOCELL Frost 2L3 dan Slim 3M3 (hanya untuk S9 +) di kamera utama belakang. Sensor-sensor ISOCELL teranyar diluncurkan awal tahun lalu.

Selain itu, untuk meningkatkan teknologi kamera, Samsung dilaporkan mengakuisisi produsen multicamera Israel Corephotonics. Hal ini sekaligus menandai langkah pertama setelah merger dan akuisisi Lee sejak ia bebas dari penjara Februari 2018.

Diketahui, Corephotonics didirikan oleh profesor David Mendlovic di Universitas Tel Aviv pada 2012 dan memiliki teknologi inti yang terkait dengan multicamera, seperti zoom optik, pemotretan cahaya rendah, dan fotografi sudut lebar.

Seperti diberitakan sebelumnya, Samsung Galaxy S Series mendatang diharapkan menampilkan tiga kamera belakang yang masing-masing menghasilkan resolusi 12 megapiksel, 16 megapiksel, dan 13 megapiksel. Kemudian dua kamera menghadap ke depan.

Beberapa bocoran soal desain, jeroan hingga harga juga telah bermunculan. Bahkan untuk desain nyata pun telah ada dalam genggaman. Meski begitu, untuk mendapat informasi lebih jelas dari line-up Samsung Galaxy S10, kita harus sabar menunggu hingga 20 Februari mendatang.

Editor           : Fadhil Al Birra
Reporter      : Rian Alfianto